Saturday, 2 April 2022

Talkshow Ruang Publik KBR – Lawan Stigma Untuk Dunia Setara

 


Lawan Stigma Untuk Dunia Setara- Penyandang Disabilitas baik Kusta atau ragam disabilitas lainnya masih terjebak dalam lingkaran diskriminasi. Pemahaman yang keliru dan stigma dari masyarakat membuat para penyandang disabilitas tidak dapat kesempatan yang sama seperti masyarakat non-disabilitas lainnya dalam berbagai aspek. Rabu, 30 Maret 2022 saya mengikuti Talkshow siaran Ruang Publik KBR dan persembahan dari NLR Indonesia dengan pembahasan Lawan Stigma Untuk Dunia Setara yaitu tentang perjuangan penyandang disabilitas selama ini dalam menghadapi stigma dan diskriminasi.

Ruang Publik KBR sering menghadirkan wawasan tentang pemahaman disabilitas. Sebelumnya saya juga pernah mengikuti Talkshow Ruang Publik KBR dengan pembahasan tentang Kusta. Topik-topik talkshow seperti inilah yang sangat penting sekali untuk masyarakat agar dapat memahami peran para penyandang disabilitas. Sekaligus agar stigma dan pandangan buruk masyarakat yang melekat tentang para disabilitas terhapuskan.

NLR Indonesia juga sebagai organisasi yang memiliki fokus untuk isu kusta dan pembngunan inklusi disabilitas, salah satunya terhadap penyandang down syndrom.

Talkshow Lawan Stigma Untuk Dunia Setara diangkat bertepatan dengan peringatan hari down syndrome sedunia yang dirayakan setiap 21 Maret. Talkshow ini menghadirkan dua narasumber yaitu :

1.      1. Dr. Oom Komariah, M.Kes - Ketua Pelaksana Hari Down Syndrome Dunia (HDSD) 2.

2.      2. Uswatun Khasanah – Orang Yang Pernah Mengalami Kusta (OYPMK)




Talkshow Lawan Stigma Untuk Dunia Setara

Dalam Talkshow Lawan Stigma Untuk Dunia Setara, perjuangan melawan stigma tentang penyandang disabilitas juga ikut disuarakan oleh penyandang down syndrome, yang sering dilihat atau dianggap sebagai orang dengan gangguan kejiwaan padahal sebenarnya ini sangat berbeda. Pemahaman seperti ini yang keliru di masyarakat. Penyandang down syndrome tidak dapat melakukan apa-apa padahal mereka juga berhak hidup layak dalam masyarakat.

Salah satu narasumber Talkshow Lawan Stigma Untuk Dunia Setara yaitu Mbak Uswatun Khasananh. Mbak Uswah merupakan Orang Yang Pernah Mengalami Kusta (OYPMK) dan sangat teguh serta yakin dirinya akan sembuh. Beliau didiagnosa kusta kering pada usia 12 sampai 14 tahun. Gejala kusta yang terjadi yaitu bercak putih kemerahan di kulit dan disertai mati rasa pada bercak tersebut. Kusta yang dideritanya mempengaruhi kulit, hidung, mata dan juga saraf. Karena hal ini, Mbak Uswah kemudian berobat ke puskesmas selama 12 tahun. Selain berobat rutin, juga makan makanan bergizi dan juga olahraga.

Kusta sendiri ada dua macamnya yaitu kusta basah dan kusta kering. Penyakit kusta disebabkan oleh infeksi bakteri Mycrobacterium Leprae.

 


Bergabung Dengan Komunitas POTADS

Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome atau dikenal POTADS adalah komunitas yang didirikan untuk orang tua agar bisa saling sharing informasi tentang down syndrome dan juga saling sharing pengalaman.

Narasumber selanjutnya yaitu Dr. Oom Komariah, M. Kes daro POTADS, dan juga merupakan Ketua Pelaksana Hari Down Syndrome Dunia (HDSD) tahun 2022. Dr. Oom menceritakan pengalamannya selama memiliki anak berkubutuhan khusus. Beliau menghimbau kepada orang tua yang memiliki anak down syndrome untuk segera menghubungi tim medis untuk memperoleh pengobatan lebih lanjut seperti fisioterapi, terapi, dll. Selama merawat anaknya yang mempunyai kebutuhan khusus, Dr. Oom juga sempat terpuruk tapi kemudian beliau bangkit dan yakin anaknya bisa seperti orang lain yang dapat beraktifitas seperti biasa. Down syndrome dapat mengalami pertumbuhan yang lebih lambat seperti bicara lebih lambat, berjalan lebih lambat.

Bila masyarakat mempunyai masalah yang sama atau ingin informasi lebih lanjut terkait POTADS dapat menghubungi melalui nomor kontak admin POTADS di 081296237423. Dan bisa melalui sosial media atau website resmi POTADS.

 

 

Post a Comment

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search